Dipilih Sebagai Ajudan Presiden, Begini Komentar Kombes JE Isir

Hari ini, Rabu (16/8) merupakan hari paling bersejarah bagi Kombes Johnny Edison Isir. Pria yang terakhir kali menjabat Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau itu akan bertugas di tempat baru. Yakni menjadi Aide De Camp (ADC) atau ajudan alias pengawal pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Iya, besok (rabu) mulai tugas," kata Johnny Edison Isir seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Rabu (16/8).


Prestasi pria yang dipanggil JE Isir bukan tanpa sebab. Kiprahnya di korps Bhayangkara sudah terlihat sejak dia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) menjadi lulusan terbaik (peraih Adhimakayasa) pada angkatan 1996.

JE Isir pun membeberkan bagaimana proses dirinya hingga terpilih menjadi simbol negara tersebut. Mulai dari berbagai serangkaian tes. Diantaranya tes kesehatan, Tes Keswa dan Tes Psikologi hingga TOEFL.

Kendati ada banyak tes, pria asal Papua itu mengklaim tak melakukan persiapan khusus. "Kami kan prajurit. Prajurit Bhayangkara siap ditempatkan dimana saja. Saya mohon dukungan dan doa dalam tugas baru melayani kepala pemerintahan dan negara ini dengan totalitas," sebutnya.

Menurutnya, bisa bertugas sebagai ajudan presiden adalah sebuah kehormatan. "Yang jelas kan menyiapkan diri pasti. Karena ini kan suatu kehormatan. Bisa bermanfaat bagi masyarakat, polri, bangsa dan negara. Setiap penugasan itu suatu kehormatan dan kepercayaan, ini tanggungjawab dan amanah," lanjutnya.

Diketahui, mulai bertugas di Riau menggantikan Kombes Pol Rivai Sinambela dalam jabatan Direskrimsus. Isir adalah pemegang penghargaan Satya Lencana Dharma Seroja tahun 2005 dan pernah pula tergabung dalam Satgas BBM Ilegal Batam dan menjabat sebagai Kasatgas Anti Korupsi Polda Papua.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menganggap penunjukkan Komisaris Besar J.E Isir sebagai ajudan Presiden Joko Widodo merupakan suatu sejarah. Pasalnya kata dia, baru kali ini ada putra daerah dari insitusi Polri yang bisa menjadi ajudan pribadi kepala negara.

"Ini satu sejarah. Sejarah pertama kali orang papua bisa menjadi ajudan presiden. Pertama juga orang dari polri ajudan presiden orang papua," kata Tito di Polda Metro Jaya, Rabu (16/8/2018).

Dia mengaku tidak gampang untuk bisa terpilih sebagai ajudan Presiden. Sebab, kata dia, banyak faktor yang harus dilalui untuk bisa terpilih.

Posisi ajudan Presiden dari unsur Polri hampir tujuh bulan kosong setelah Brigadir Jenderal Listyo Sigit Prabowo dimutasi sebagai Kapolda Banten.(Jawapos.com)





loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer