Heboh Akun Fanpage Penyuka Kutang Anak Laki-laki, Warganet Murka!!

Sebuah fanpage Facebook sekumpulan paedofil bernama "Penggemar Kaos Dalam Singlet Anak SD" telah membuat geger warganet.

Fanpage yang diduga sebagai jual beli kaus untuk anak-anak itu ternyata telah dibuat para paedofil sejak tahun 2015. Unggahan pertamanya merupakan unggahan foto dan tercatat tanggal 4 Agustus 2015. Di bagian album foto, banyak sekali potret anak kecil yang mengenakan singlet.


Fanpage "Penggemar Kaos Dalam Singlet Anak SD" di bagian informasi akun tampak ditujukan untuk bisnis. Namun, domain web tersebut sudah tidak berlaku.

"Selamat bergabung di halaman ini,buat kalian pecinta kaos dalam singlet. Anak-anak. Semoga. Bermanfaat. Buat semua penggemar singlet," tulis pengelola fanpage di bagian "about atau tentang".

Dalam salah satu unggahannya, tampak pengelola fanpage tersebut menyapa para followers-nya yang sesama predator anak.

"Halo apa kabar semua? Sorry Admin sibuk ampe jarang on. Admin baru dapet singlet anak cowok kelas 4 sd, anaknya ganteng putih. Admin dapat singletnya dengan pake cara jurus admin hehehe," sapa pengelola.

Setelah mengunggah foto seorang anak SD berkulit putih hanya memakai singlet di foto terbaru, sejumlah followers langsung membanjiri dengan komentar. Bahkan, ada beberapa komentar yang bilang terangsang melihat foto tersebut.

"Rasa ya pengen di pip**in ni singlet anak ini dan aku pengen menampung air seniku di singlet anak ini," ujar akun Lutfi Fathony.

"Yang mau, inbox admin ya?" jawab pengelola akun.

"Ku mau kak," ungkap akun Arnun Rizal Khecild

"Aq mau," papar yang lain, Fajar Pratama.

Melihat unggahan tersebut, sejumlah netizen yang murka langsung meminta pihak kepolisian segera mengusut akun yang meresehkan itu. Bahkan, ada yang mengajak orangtua lainnya untuk melaporkan akun itu kepada pihak berwajib. Tak hanya itu, ada juga yang mengomentari untuk membakar dan mengkebiri para pelaku paedofil.

"Divisi humas polri, tangkap mereka ini," imbuh Pirta Sandjaja seraya membubuhkan ikon marah.

"Divisi Humas Mabes Polri Cyber Crime Polri group pedofil," ujar yang lain, Cindy Mommicy.

"Ayo direport bareng-bareng," ajak Zessyta Anggerr kepada akun ibu-ibu lainnya yang dia tag.

"Bakarrrrr. Kebiriiii," ucap Arizal Graha Rohseno.(*)





loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer