Kamis, 10 Agustus 2017

Kuburan Joya Dibongkar, Ini Kesaksian Penggali Kubur


Tim Disaster Victim Indentification (DIV) Bibdokes Polda Metro Jaya dan Tim Forensik RS Polri membongkar makam Muhammad Alzahra alias Joya (30), pria yang dikeroyok dan dibakar karena dituduh mencuri amplifier musala a Musala Al Hidayah, di TPU Kedondong, BTN Buni Asih Kongsi, Cikarang Utara untuk keperluan autopsi jenazah guna melengkapi berkas penyidikan, Rabu (9/8/2817) siang.

Empat tukang gali kubur dikerahkan petugas untuk mengangkat jenazah Joya yang dikuburkan, pekan lalu Rabu (2/8/2017). Para penggali kubur itu itu adalah Ahmad, selaku Ketua RT, Masum, Ma aang, Pak Ecin, yang semuanya merupakan warga setempat.


Menurut Masum, seorang penggali kubur, proses pengangkatan jenazah Joya secara keseluruhan berlangsung tanpa ada hambatan. Mereka mengangkat jenazah Joya di kedalaman 90 Cm dari permukaan tanah.

Kondisi jenazah Joya yang merupakan warga Kampung Kavling Jati, RT 04 RT 05, Nomor 141, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu telah bengkak dan menghitam. Saat diangkat, tubuhnya sudah banyak mengeluarkan air, terutama di bagian pinggiran atas.

"Jenazahnya lumayan berat. Tadi yang angkat tiga orang di bawah. Satu di atas dan dibantu dari Tim polisi,” jelasnya. "Tubuh almarhum rasanya lebih berat, tak seperti saat kita menguburkannya,” pungkasnya.

Salah satu Tim Kedokteran, Dokter Astri mengatakan, autopsi bedah mayat ini dilakukan untuk mencari tahu titik cedera dan sebab pasti kematian korban Joya. Sehingga, dapat menjadi acuan dalam proses penyelidikan. "Soal hasilnya tanya ke pihak penyidik saja ya," ucap Dokter Astri.(Netralnews.com)

Label: ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda