Mantap! Kapolda Kalsel Bakal Beri Hadiah kepada Cecep, Perekam Video Polisi Pungli

Beredar di media sosial kabar sopir truk yang merekam oknum polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) di Kalimantan Selatan menjadi tersangka. Kabar itu dipastikan tidak benar.

"Itu hoax, berita dipelintir. Kami mohon kepada masyarakat tolong dicermati berita yang ada sesuai faktanya. Teliti dulu jangan langsung analisa sendiri, jangan menyimpulkan sendiri," ujar Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan AKBP Mochamad Rifai saat dimintai konfirmasi, Sabtu (19/8/2017).


Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana, menurut Rifai, justru berterima kasih kepada masyarakat karena ikut mengawasi kinerja kepolisian. Kapolda juga berpesan agar kasus pungli yang dilakukan oknum polisi tidak terulang.

Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana

Bahkan Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana akan memberikan Reward kepada Cecep karena telah berani merekam aksi Pungli yg telah dilakukan oknum Polres HST tersebut. Karena dianggap berani melaporkan anggota kami yang melakukan Pungli maka Cecep berhak atas Reward tersebut, Ujarnya.

Senin 21 Agustus 2017 Kapolda Kalsel akan laksanakan PRESS CONFERENCE mengenai kasus tersebut, sekaligus memberikan ucapan trimakasih kepada Cecep.

Sedangkan Oknum yg melakukan Pungli sudah ditangani oleh Bid Propam Polda Kalsel dan akan dilakukan sidang Disiplin dan KKE "Saya akan tindak tegas personil yg berani main-main" Ujar Rachmat. Rachmat Mulyana (Kapolda Kalsel) juga menghimbau kepada masyarakat yg menemukan prilaku Polri yang tidak sesuai dengan TUPOKSI Polri untuk merekam / melaporkan hal tersebut ke Bid Propam satuan masing-masing, Kerena Polri tidak akan melindungi oknum yang mencoreng nama Institusi.


Video pungli oknum polisi yang menjadi viral disebarkan Andi Satria dalam akun Facebook. Sopir truk dalam video merekam aksi pungli yang disebutnya sering dilakukan oleh oknum.

Dalam video, sopir dan oknum polisi bercakap dengan menggunakan bahasa daerah. Setelah menanyakan soal duit setoran, sopir mengambil uang sekitar Rp 100 ribu dari dompet dan memberikannya kepada oknum polisi itu.

Oknum tersebut kemudian menutup pintu truk. Sopir pun kembali melanjutkan perjalanan sambil memberi tahu bahwa praktik pungli memang kerap terjadi di wilayah yang tidak ia sebutkan di videonya itu.




loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer