Relawan Jokowi Nilai Pernyataan Ketum PKB Mengancam Presiden Tidak Sepatutnya Dilakukan

Sikap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang menyatakan bahwa PKB menolak 5 Hari Sekolah Dan akan tidak mencalonkan Jokowi dalam Pilpres 2019 adalah tindakan kekanak-kanakan.

Tindakan itu dinilai tidak menujukkan sebagai seorang politisi sejati.


"Karena, main ancam dan kita selaku Relawan Jokowi mengecam karena kecewa dengan sikap Muhaimin tersebut," kata Koordinator Koalisi Relawan Bicara Jokowi-JK, Amirullah Hidayat di Jakarta, Rabu (8/8/2017).

Menurut Amirullah, selaku Relawan Jokowi menilai bahwa Muhaimin selaku ketua umum PKB merasa jumawa, sehingga bisa main ancam terhadap Presiden Jokowi.

"Padahal, dengan mendukung presiden Jokowi, saat ini, PKB menikmati kekuasaan dengan mendapatkan beberapa kursi menteri dalam kabinet Jokowi-JK, jadi dukungan itu bukan gratis," katanya.

Makanya, kata Amirullah, jangan seolah-olah PKB tidak mendapatkan apa-apa di pemerintahan.

"Maka, kita sebagai relawan berharap, Muhaimin Iskandar untuk membuat pernyataan meminta maaf kepada Presiden dan masyarakat karena sudah main ancam," ujarnya.

Amirullah menilai, jika Muhaimin selaku Ketua Umum PKB tidak meminta maaf, maka rakyat Indonesia akan menilai bahwa politik yang dilakukan di negeri ini adalah politik main ancam.

"Jika Muhaimin tidak meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan rakyat Indonesia, maka kita meminta kepada Presiden Jokowi agar mencopot saja semua menteri, yang berasal dari PKB," katanya.

Selaku Relawan Jokowi, kata dia, dia menilai bahwa tanpa PKB, Presiden Jokowi akan terpilih kembali di tahun 2019 karena rakyat tahu bahwa Presiden Jokowi ikhlas bekerja.

"Oleh karenanya, tanpa PKB, Insya Allah di 2019 menang," kata Amirullah.





loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer