Kabar Terbaru, Setelah Jalani Operasi Jantung, Setya Novanto Masih Harus Pakai Alat Ini

Tersangka kasus E-KTP, Setya Novanto hingga saat ini masih harus menjalankan pemeriksaan dan perawatan kesehatan lebih lanjut di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta.

Setelah disebutkan bahwa alat untuk melakukan operasi pada dirinya di RS Siloam Sudirman, sedang tidak dapat digunakan, ketua umum Partai Golkar itu, kemudian dirujuk untuk melakukan operasi pemasangan karteter dan pemasangan ring di jantung sebanyak dua buah.


Tersangka kasus E-KTP, Setya Novanto hingga saat ini masih harus menjalankan pemeriksaan dan perawatan kesehatan lebih lanjut di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta.

Setelah disebutkan bahwa alat untuk melakukan operasi pada dirinya di RS Siloam Sudirman, sedang tidak dapat digunakan, ketua umum Partai Golkar itu, kemudian dirujuk untuk melakukan operasi pemasangan karteter dan pemasangan ring di jantung sebanyak dua buah.

"Masih harus pakai kursi sih tadi. Masih ada selang infus dan macam-macam juga tadi pas sudah selesai operasi," ucapnya.

Dirinya juga sempat memperlihatkan beberapa foto saat Novanto menjalani perawatan kepada Tribun. Dari foto itu, terlihat bahwa Novanto sedang terkulai lemas dengan beberapa selang infus yang dimasukkan oleh dokter di tangan sebelah kirinya. Begitu juga pernapasan Novanto yang juga harus dipasang selang oksigen.


Novanto juga terlihat sempat dibantu dipindahkan oleh beberapa orang untuk beranjak dari tempat tidurnya ke kursi roda yang berada disebelahnya dengan masih mengenakan pakaian dari rumah sakit. Tiang infus, juga terus berada disampingnya ketika Novanto dibawa ke ruang perawatan.

Keadaan Masih Lemah

Kakak Kandung Setya Novanto, Setyo Lelono yang sempat menjenguk adiknya, menjelaskan bahwa kondisi adiknya masih sangat lemah dan belum dapat diajak untuk berkomunikasi.

"Belum bisa komunikasi. Suaranya masih cadel. Jadi, saya biarkan untuk istirahat dulu," kata dia usai menjenguk.

Pihak dokter, kepada keluarga mengatakan, saat ini terdapat tiga penyakit yang sedang dialami Novanto, yakni penyumbatan jantung, vertigo dan juga gangguan ginjal. Sedang pada tahap operasi pertama, baru dilakukan pemasangan karteter dan dua buah ring di jantung.

Mengenai operasi ginjal, Setyo masih belum mengetahui langkah selanjutnya dari dokter yang menangani. "Itu saya tidak tahu, dokter lah yang tahu begitu," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Golkar, Nurul Arifin menjelaskan usai operasi, masih terdapat pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh Novanto, sehingga sudah dapat dipastikan tidak akan ikut dalam sidang praperadilan di Pengadilan Jakarta Selatan, Selasa (19/9) hari ini.

"Ya enggak bisa dong. Ini masih ada pemeriksaan selanjutnya. Beliau masih berada di ruang ICCU rumah sakit," kata dia.

Dirinya juga menilai, pihak Novanto akan meminta penundaan pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi E-KTP kepada pihak KPK yang telah memanggil Novanto sebanyak dua kali.

"Saya rasa akan diminta penundaan menunggu hingga Pak Novanto benar-benar pulih," tukas dia






loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer